Rabu, 14 Maret 2012

Jenis-Jenis Satelit Palapa Milik Indonesia

Satelit Palapa merupakan satelit telekomunikasi Indonesia. Nama “Palapa” diambil dari “Sumpah Palapa” yaitu sebuah sumpah yang pernah diucapkan oleh Patih Gajah Mada di zaman pemerintahan kerajaan Majapahit pada tahun 1334.
Satelit Palapa Pertama bertipe HS-333 diluncurkan pada tanggal 8 Juli 1976 dengan bantuan roket dari Amerika Serikat Delta 2914 dan dilepas di atas Samudera Hindia pada 83° BT.
Setelah sukses dengan Satelit Palapa Pertama, 4 satelit lainnya dibuat kemudian tetapi menggunakan tipe lainnya yaitu tipe Hughes HS-376. Satelit Palapa D yang sampai sekarang masih aktif, diluncurkan pada 31 Agustus 2009. Berbeda dari tipe sebelumnya, satelit palapa D ini bertipe Spacebus-4000B3.
Satelit Palapa A1
Satelit Palapa A1 adalah satelit pertama yang dimiliki Indonesia dan dioperasikan oleh Perumtel. Palapa A1 yang bertipe HS-333 (Hughes 333) ini diluncurkan pada tanggal 8 Juli 1976 dengan bantuan roket Delta 2914 asal Amerika serikat dan beroperasi selama 9 tahun yaitu hingga Juni 1985.
br>Satelit Palapa A2
Satelit Palapa A2 adalah satelit komunikasi kedua milik Indonesia yang juga dioperasikan oleh Perumtel. Palapa A2 diluncurkan pada tanggal 10 Maret 1977 dengan bantuan roket Delta 2914. Berbeda dengan satelit palapa A1 yang beroperasi di orbit 83 BT, satelit palapa A2 ini beroperasi di orbit 77 BT hingga Januari 1988.
Satelit Palapa A2 ini diluncurkan sebagai cadangan yang telah siap dioperasikan apabila terdapat permasalahan pada Satelit Palapa A1.

 Satelit Palapa B1
Palapa B1 ini adalah satelit pertama yang bertipe HS-376 (Hughess 376) dan terbukti sukses beroperasi selama 7 tahun dari 18 Juni 1983 hingga tahun 1990. Satelit yang juga masih dioperasikan oleh Perumtel ini beroperasi di jalur 108 BT.
Satelit Palapa B2
Satelit Palapa B2 bertipe HS-376 diluncurkan oleh pemerintah Indonesia pada bulan Februari 1984. Namun, Palapa B2 gagal mencapai orbit operasinya karena adanya kerusakan pada onboard roket. Dan dijemput kembali oleh STS-51A pada November 1984.
Satelit Palapa B2P
Satelit Palapa B2P adalah satelit yang mengitari orbit geosynchronous (orbit suatu benda yang berpatokan pada bumi sebagai pusatnya dan mempunyai periode sama dengan rotasi bumi yaitu 1 hari = 23,9344 jam (24 jam).
Satelit Palapa B2P ini diluncurkan pada 21 Maret 1987 yang dibuat untuk keperluan domestik yang juga disewakan ke mancanegara. Para pemilik siaran luar negeri seperti CNN, ESPN, BBC, dll menyewa satelit Palapa B2P. Satelit Palapa B2P berhenti beroperasi pada Februari 1996.
Satelit Palapa B2R
Satelit Palapa B2R adalah satelit palapa B2 yang sudah pensiun di tahun 1984 dan dibeli oleh Sattel Technologies (California) dan beroperasi kembali pada 13 April 1990 hingga tahun 2000.
Satelit Palapa B4
Satelit palapa B4 ini merupakan satelit terakhir yang memiliki tipe HS-376. Palapa B4 ini diluncurkan pada 14 Mei 1992 yang digunakan untuk membackup Palapa B2P jikalau ada terjadi kerusakan. Satelit ini berhenti beroperasi di tahun 2005.
 
Satelit Palapa C1
Satelit Palapa C1 merupakan satelit komunikasi pertama yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT. Satelit Palapa Indonesia (Satelindo). Palapa C1 bertipe HS-601 ini diluncurkan pada tanggal 31 Januari 1996. Satelit C1 ini adalah pengganti satelit Palapa B4 yang mengorbit di 113ยบ BT dengan jangka waktu operasional selama 7 tahun. Namun karena terjadi kegagalan pengisian baterai pada tanggal 24 November 1998, Palapa C1 dinyatakan tidak layak beroperasi lagi dan digantikan oleh Palapa C2.
Satelit Palapa C2
Satelit Palapa C2 adalah satelit generasi lanjutan dari Palapa C1. Sama seperti palapa C1, satelit ini juga dioperasikan oleh PT. Satelit Palapa Indonesia (Satelindo). Palapa C2 juga bertipe sama seperti Palapa C1 yaitu HS-601 yang diluncurkan pada tanggal 15 Mei 1996 dan berhenti operasi pada tahun 2011.
Satelit Palapa D
Satelit Palapa D memiliki kode internasional : 2009-046A adalah terbaru yang masih beroperasi sampai sekaran gini dibawah pengawasan PT. Indosat Tbk dan diluncurkan pada tanggal 31 Agustus 2009. Satelit ini berada pada Orbit Geostasioner 113 BT yang akan selesai masa operasionalnya pada tahun 2024.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar